Wasit Karate Internasional Asal Indonesia Disiksa Empat Polisi Malaysia

Tuesday, August 28th, 2007 § 38 Comments


Tadi pagi (Selasa, 28/8) Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault diwawancarai oleh RRIPro2 FM tentang kasus pemukulan seorang wasit karate Indonesia oleh 4 polisi (PDRM) Malaysia. Seperti dimuat di situs RRI, Adhyaksa menyampaikan,

“Saya sudah minta kepada perwakilan Duta Besar Malaysia di sini untuk mendatangkan Kepala Polisi Malaysia agar minta maaf kepada Presiden,”.

Menurut Adhyaksa, Kepala Polisi Malaysia Jend Musa Hassan akan ikut serta saat Menteri Luar Negeri Malaysia Syed Hamid Albar menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini (Selasa 28/8).

Sebagai penanggung jawab olahraga tertinggi di tanah air, Adhyaksa juga telah mengirim surat protes kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Azalina Ohtman Said atas insiden yang menimpa Donald Peter Luther Kolopita dan meminta Kementrian Pemuda dan Olahraga Malaysia melakukan tekanan terhadap Kepolisian Negara tersebut agar mengusut tuntas kasus tersebut.

“Jangan sampai perbuatan para oknum tersebut terhadap wasit Indonesia itu mengakibatkan retaknya hubungan kedua belah pihak,” katanya.

Menegpora mengatakan akan terus memantau penanganan kasus tersebut dan apabila keempat oknum polisi tersebut dibebaskan, ia akan menempuh jalur hukum internasional.

Bagi anda yang tertinggal informasi ini, saya sertakan kronologisnya. Saya coba himpun dari berbagai sumber:

  1. Kamis Malam (23/8) Jam 22.00 waktu setempat (ws).
    Empat orang wasit karate asal Indonesia sedang melakukan rapat koordinasi di Hotel Nilai Seremban. Mereka adalah Musakir, Donald, Haefendry dan Mahdi. Usai rapat ketiga wasit, selain Donald, memasuki kamarnya masing-masing di Hotel Nilai Seremban tersebut, sedangkan Donald menginap di Hotel Alson Kelana, Seremban.FYI beberapa wasit untuk acara Kejuaraan Asia Karate Championship di Indoor Stadium Nilai, Seremban, Negeri Sembilan, tanggal 21-26 Agustus 2007 kali ini, terpisah dalam 3 hotel di Seremban, yaitu Hotel Nilai, Hotel Alson Kelana dan One Lodge. Jarak ketiga hotel tersebut relatif dekat, hanya beberapa kilometer saja.
  2. Sebelum Donald turun, dia menyampaikan ke teman-temannya akan naik taksi. Tunggu-punya-tunggu rupanya taksi tidak datang, maka Donald pun memutuskan untuk jalan kaki.

    “Toh deket ajah”,pikirnya.

    Baru berjalan sekitar 60-70 meter dari Hotel Nilai, tiba-tiba datang sebuah van berhenti mendadak persis disamping Donald. Kemudian turun 4 orang dan terus memegang tangan kanan dan tangan kiri Donald. Tanpa menanyakan identitas Donald, ke-empat orang itu mulai memukul Donald. Statement ini versi Kompas

    Kalau versinya Menteri Adhyaksa, Donald sempet ditanya dengan nada keras, lebih mirip dituduh sebagai pendatang haram (illegal workers).

    FYI banyak kasus pemerasan yang dilakukan oleh oknum polisi kepada orang Indonesia. Mereka berpikir semua orang Indonesia di Malaysia adalah pendatang haram dan mudah diperas. Beberapa kawan mahasiswa pun tidak terlepas dari upaya pemerasan ini. Bagi mereka yang melawan oknum polisi, dengan dalih menghalangi tugas kepolisian, polisi berhak untuk menahannya. Dalam masa penahanan, sering terjadi pemukulan tahanan, bahkan terdapat beberapa kasus hingga tahanan menderita cacat dan meninggal.

  3. Saat itu, Donald dalam keadaan kedua tangannya dipegang kuat, naluri karate Donald bangkit. Donald yang memiliki Sertifikat Wasit Internasional dan Gelar Sabuk Hitam Dan IV ini pun mengeluarkan jurus pembelaan diri.

    “Saya dirampok”, pikirnya sambil menarik kedua lengan.

    Namun apa lacur, upaya pembelaan diri Donald yang berusaha menarik-lepas tangannya dibalas dengan pukulan dan pengeroyokan biadab keempat oknum polisi Malaysia itu.

    Persis di dekat lokasi kejadian, berhampiran dengan flat/apartemen mahasiswa. Karena mendengar keramaian di bawah, beberapa dari mereka sempet turun ke bawah dan berusaha mendekat lokus untuk melerai.

    Saat itu, melihat banyak yang melihat kejadian, satu dari ke-empat polisi itu berteriak sambil memperlihatkan badge-identitas polisinya,

    “Jangan mendekat, kami adalah polisi”, teriak salah seorang pengeroyok.

    Mendengar kata polisi, beberapa mahasiswa yang sudah mendekat lokus, akhirnya mengambil jarak. Demikian juga dengan Donald, mendengar kata ”polisi”, kontan Donald menghentikan upaya beladiri-nya.

    Donald menyatakan, saya adalah wasit internasional karate yang diundang kesini. Donald berbicara dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia berkali-kali. Bahkan sempat ingin merogoh paspornya di kantong celana.

    Saya berasumsi, ke-empat polisi itu sangat kewalahan mengeroyok Donald si pemilik sabuk hitam Dan IV ini.

    Upaya pengeroyokan dilanjutkan oleh keempat oknum itu. Melihat Donald menarik diri, keempat polisi itu kontan mendekap Donald dan langsung memborgol kedua tangannya. Kemudian menariknya masuk secara paksa ke dalam van.

  4. Di dalam van, upaya pengeroyokan… lebih tepatnya adalah penyiksaan biadab itu dilanjutkan kembali. Dalam keadaan kedua tangan diborgol, Donald dianiaya bagaikan binatang. FYI luka-luka besar yang bisa kehitung adalah :
    • muka bengkak dan memar berat ;
    • bibir pecah parah ;
    • gendang telinga diduga pecah ;
    • tulang rusuk bagian kanan patah ;
    • biji zakar mengeluarkan darah ;
    • lutut kirinya diinjak-injak sebagai upaya mematahkan kakinya ;
      plus luka-luka yang tidak bisa dihitung.
  5. Jumat Pagi (24/8) sekitar jam 02.30 ws.
    Van itu membawa Donald ke Kantor Polisi Negeri Seremban. Donald dibawa paksa masuk ke dalam ruang tahanan. Beberapa oknum polisi lainnya yang di situ, melihat rekannya sesama polisi terlihat memar, berupaya melampiaskan nafsunya kepada Donald. Kembali Donald dihajar.Di kantor polisi itu, Donald berulang kali meminta haknya untuk menelpon kawan-kawannya, tetapi ditolak. Baru sekitar jam 05.50ws Donald dibolehkan menelpon.FYI Masuk ke kantor polisi jam 02.30. Diperbolehkan menelpon jam 05.50. Terdapat selisih kurang lebih 3 jam 20 menit. Anda bisa bayangkan, waktu selama itu untuk penyiksaan seorang Donald, Warga Indonesia, seorang Wasit Internasional, Tamu Negara Malaysia … dianiaya di Kantor Polisi Negeri Seremban.
    Bagaimana perasaan anda ?
  6. Jumat Pagi (24/8) Jam 06.10ws.
    Mahdi dan Haifendry sampai di Kantor Polisi. Adalah Yani Mahdi yang menerima telpon Donald, yang menyatakan,

    “Saya dirampok dan sekarang ada di kantor polisi”.

    Kemudian Mahdi menghubungi Haifendry, dan keduanya menggunakan taksi ke sana. Mereka berdua diterima oleh Inspektur Faizal, yang menyatakan bahwa akan meminta keterangan Donald pada pukul 06.30 ws.

    Haifendry meminta Inspektur Faizal untuk membolehkannya membawa Donald ke rumah sakit dulu. Permintaan itu ditolak oleh Inspektur Faizal, dengan alasan sedang menunggu Datuk Nordin.

  7. Jumat Pagi (24/8) Jam 06.30 ws.
    Datuk Nordin, Ketua Panitia Kejuaraan Karate Malaysia datang dan meminta berbicara empat mata dengan Inspektur Faizal. Pembicaraan mereka berdua cukup alot dan memakan waktu sekitar 30 menit.Kemudian, Datuk Nordin memanggil Mahdi dan Haifendry ke dalam ruang inspektur (Inspektur Faizal meninggalkan ruangan). Didalam ruang itu, dijelaskan oleh Datuk Nordin bahwa dari hasil pembicaraan, Mahdi dan Haifendry ditawarkan dua pilihan.Pilihan pertama; Donald bisa melapor ke polisi dan membuat surat pernyataan. Dan pihak polisi pun juga membuat surat pernyataan bahwa Donald berupaya menghalangi tugas kepolisian.
    Pilihan kedua; Mahdi dan Haifendry membayar jaminan dan Donald bisa keluar dari tahanan sementara.
  8. Jumat Pagi (24/8) Jam 07.00-an.
    Donald beberapa kali muntah darah. Kemungkinan besar tulang rusuknya sudah melukai organ dalam. Kembali Mahdi dan Haifendry bersepakat untuk meminta Donald dibawa dulu ke rumah sakit. Inspektur Faizal menolak, katanya,

    “Donald harus membuat surat pernyataan dulu”

  9. Jumat Pagi (24/8) Jam 07.20ws.
    Pembuatan pernyataan selesai. Haifendry membacakan kembali tulisannya kepada Donald sebelum ditandatangani
  10. Jumat Pagi (24/8) Jam 07.30ws.
    Melihat kondisi Donald semakin parah, akhirnya Inspektur Faizal setuju membawa Donald ke rumah sakit. Donald dengan mobil polisi dibawa ke rumah sakit Tunku Jafaar Hospital.Mahdi memapah Donald ditemani oleh Polisi Rizal dalam satu mobil, sedangkan Datuk Nordin dan Haifendry di mobil yang lain. Setibanya di rumah sakit, Donald langsung masuk ke ruang gawat darurat, yang kemudian masuk ke ruang ICU.
  11. Sabtu (25/8).
    Akibat peristiwa ini, Ketua Umum PB Forki, Luhut Pandjaitan yang menjabat sebagai Ketua Kontingen Karate Indonesia memutuskan untuk menarik diri dari kejuaraan karateka se-Asia di Negeri Sembilan, Malaysia, sebagai bentuk solidaritas dan protes atas kejadian yang menimpa Donald.

***

Surat Protes Menteri Adhyaksa

Menpora Adhyaksa Dault juga menegaskan bahwa dirinya Senin (27/8) pagi telah menyampaikan surat protes kepada Menteri Belia dan Sukan Malaysia, Datok Seri Azalina Othman, yang isinya berupa protes keras terhadap perlakuan tersebut dan meminta kepada kantor Kementerian Belia dan Sukan Malaysia untuk melakukan tekanan yang sama kepada aparat kepolisiannya supaya para pelaku penganiayaan dihukum dan dipecat.

Selain itu, katanya, Menseskab Sudi Silalahi juga sudah berkoordinasi dengan Menlu Hassan Wirajuda dan Menko Polhukam Widodo AS untuk mendesak pemerintah Malaysia supaya melakukan pengusutan dan penyelidikan atas kasus itu, serta agar ada sanksi.

“Sebentar lagi saya juga akan menemui Dubes Malaysia di Jakarta dan saya kalau diizinkan Presiden, akan menemui Kepala Kepolisian Malaysia dan akan memintanya untuk mengambil tindakan tegas,” kata Adhyaksa.

***

Mantan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pun
Pernah Dipukul Ketua Polisi Negara

Sebagai bahan analisa, terdapat beberapa poin sebagai berikut :

  1. Menurut Alex Oong, Koordinator Migrant Care, menyatakan bahwa banyak kasus pemukulan oleh polisi Malaysia kepada rakyat sipil.
  2. Malaysia mempunyai Internal Security Act 1960, dari wikipedia saya quote :

    The Internal Security Act 1960 (ISA) is a preventive detention law in force in Malaysia. Any person may be detained by the police for up to 60 days without trial for an act which allegedly threatens the security of the country or any part thereof. After 60 days, one may be further detained for a period of two years each, to be approved by the Minister of Home Affairs, thus permitting indefinite detention without trial. In 1989, the powers of the Minister under the legislation was made immune to judicial review by virtue of amendments to the Act, only allowing the courts to examine and review technical matters pertaining to the ISA arrest.

  3. Hampir semua media massa Indonesia memuat berita ini, tetapi tidak di Malaysia. Di Malaysia hanya satu koran lokal kecil yang memuatnya, yaitu Harian Metro.Menurut Alex Oong, Koordinator Migrant Care, semua informasi untuk publik harus atas persetujuan ”Departemen Penerangan” sana. Siapa yang tidak tunduk, akan diberi sanksi hukum. Masih ingat dengan hal ini di Indonesia ?? –JADOEL joedoelnya.
  4. Mantan Perdana Menteri Anwar Ibrahim ketika berseteru dengan Perdana Menteri Mahathir Muhamad, pernah pernah diinterogasi sambil dipukul oleh Ketua Polisi Negara, yang berbuntut AKSI REFORMASI.
  5. Anda bisa bayangkan bagaimana dengan Rakyat Indonesia yang menjadi tenaga kerja disana –penggali devisa –penolong keluarga, itu disekap dan dianiaya oleh polisi.Siapa yang peduli nasib mereka ? demikian keluh Alex Oong, Koordinator Migrant Care.
  6. Rencananya siang ini (28/8) Kepala Polisi Malaysia Jend Musa Hassan akan ikut serta saat Menteri Luar Negeri Malaysia Syed Hamid Albar menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. –kita lihat saja ya

Tulisan ini sebagai tanda hormat, ikut merasakan penderitaan bung Donald, solider dan peduli dengan kejadian ini. Semoga lekas sembuh bung Donald.

Apa komentar anda ?

Updated 29/08/07

  1. Tidak ada permintaan maaf dari Malaysia.
  2. Kantor berita Bernama akhirnya bersuara, seperti dikutip oleh Malaysia-today.net.
  3. Insiden ini versi polisi Malaysia.

Updated 30/08/2007 Sumber: Wawancara Yusron Ihza Mahendra oleh Radio Elshinta

  1. Dubes Malaysia pagi tadi mendatangi Komisi I DPR untuk kembali menjelaskan bahwa ternyata, Menlu Syed Hamid Albar ketika bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sudah menyatakan minta maaf dengan istilah Penyesalan Yang Mendalam atau Deeply Regret.

    Tetapi karena media massa Indonesia tidak memberitakan pernyataan “maaf” itu, maka Dubes Malaysia datang ke DPR untuk menjelaskan kembali permintaan maafnya.

  2. Juga dinyatakan oleh Duta Besar Malaysia, bahwa istilah INDON sebagai bentuk pelecehan hak asasi manusia, terutama kepada Tenaga Kerja Indonesia, oleh Pemerintah Malaysia dan media massa Malaysia, AKAN SEGERA DIHAPUS.
About these ads

§ 38 Responses to Wasit Karate Internasional Asal Indonesia Disiksa Empat Polisi Malaysia

  • gerry says:

    wow lengkap sekali mas…saya jadikan referensi yah di blog saya, nanti saya link kesini..hehe kebetulan kemarin saya nulis hal yang sama, tapi sepertinya punya mas ini jauh lebih lengkap…

  • […] Link ke rfirmans.wordpress.com (jauh lebih lengkap dari semua media yg gw baca..) […]

  • trugiaz says:

    Untungnya berita pemukulan ini sudah masuk ke website malaysia-today.net, yang merupakan website berita independen malaysia yang cukup populer di kalangan masyarakat Malaysia, tapi masih saja kurang exposure menurut saya, soalnya komunitas internasional perlu diberitahu akan hal ini agar ISA bisa dihapuskan.

  • rfirmans says:

    #trugiaz
    walau terlambat, tidak seperti lazimnya sebuah kantor berita, Kantor Berita “Bernama” milik Malaysia akhirnya menyiarkannya juga

  • zulidamel says:

    Ini adalah rangkaian pelecehan yang dilakukan oleh polisi diaraja Malaysia. Tapi polisi Indonesia, masih mampu meredam aksi sweeping yang akan digelar oleh warga indonesia terhadap atlit bulutangkis Malaysia yang sedang ikut kejuaraan di Indonesia. Dalam hal ini tidak ada oknum polisi Indonesia yang berani berbuat untuk mengobati sakit hati bangsa Indonesia atas rangkaian pelecehan harkat dan martabat bangsa tersebut.

  • rully says:

    saya baru saja lihat komentar2 yg ada di malaysia-today.net terkait kasus penganiayaan wasit indonesia oleh 4 oknum PDM. meski saya tahu belum tentu benar semua komentar itu memang datang dari warga negara m’sia, tetapi cukup mengagetkan juga membaca komentar mereka. Ternyata wrga m’sia sendiri tidak begitu respek dg pemerintah mereka sendiri.

  • rfirmans says:

    #zulidamel
    boleh donk kasih jempol kepada Polisi kita

    #rully
    Kalo saya perhatikan, ketidakrespekan mereka itu berawal pada saat AKSI REFORMASI tahun 1998 dulu. PDRM (Polis DiRaja Malaysia) dan RELA (seperti Satpol PP) dibawah ISA (Internal Security Act) menjadi semena-mena. Badan pengawas ISA pun mandul. Sejak itu muncul berbagai aksi dan kegiatan bawah tanah, termasuk di Bidang TI.

    Lihat Update 30/08
    Anyway, ternyata permintaan maaf dari Pemerintah Malaysia ada loh.

  • […] Wasit Karate Internasional Asal Indonesia Disiksa Empat Polisi Malaysia […]

  • zulidamel says:

    memang begitu sih!, harus menahan diri dalam menghadapi suatu permasalahan tapi saya rasa ini bukan karena menahan diri melainkan untuk meredam tindakan anrkis ada duitnya!…

  • Bupati Sesat says:

    saat tki yang jadi korban, banyak yang kurang peduli, mungkin ini moment yang tepat untuk kita lebih peduli membela warga negara indonesia yang tidak dihargai dan dilecehkan di negara lain

  • rfirmans says:

    #bupatisesat
    wah … saya setuju mas.
    seperti pemerintah Filipina yang sedemikian pedulinya dengan warganya yang bekerja juga sebagai pembantu rumah tangga disana …

  • agung says:

    sy sangat jijik dgn MALAYSIA> brengsek mreka. mreka sudah tidak mau mengargai bangsa indonesia lagi. tapi sy jg malu sbg bangsa yang pemerintahahnya penakut. g brani ma malaysia. kalau aja bung karno msh hidup,pasti beliau akan menangis.

  • bellboywonder says:

    lagi – lagi urusan “indon”. ibaratnya kalo gue jadi orang hitam dipanggil “nigger” ama kampret hollywood. gimana kalo kita panggil orang malaysia dengan “moron” ?. cocok banget tuh kalo muncul di koran indonesia.

    asik tuh kalo headline koran kaya gini : “polisi – polisi moron pengecut mengeroyok saudara kita”

  • […] Posts Wasit Karate Internasional Asal Indonesia Disiksa Empat Polisi MalaysiaAkhirnya Malaysia Meminta MaafJilbab, Pakaian Wanita Muslimah: Pandangan Ulama Masa Lalu dan […]

  • […] Posts Turis Indonesia Diancam Oknum Polisi Malaysia (lagi?)Wasit Karate Internasional Asal Indonesia Disiksa Empat Polisi MalaysiaCoxsackie, Virus Penyerang BalitaGoogle PageRankJilbab, Pakaian Wanita Muslimah: Pandangan Ulama […]

  • irving says:

    Gila yah malaysia,gw kira negara malaysia itu hebat dan mempunyai nilai persaudaraan yang tinggi drpd di indonesia tp sama aja, malah ngak punya otak..payah malaysia..kalo berani polisinya berantem satu lawan satu,otaknya pada di dengkul, gw kira otaknya ud lbh maju

  • dede says:

    Kenapa Indonesia selalu jadi santapan empuk malaisia!Ingat dulu kita pernah menguasai mereka, namun sekarang mengapa mereka yang menjajah kita???? Semua warga Indonesia harus sadar, dimana harga diri kita kalau terus menerus disiksa???
    saya sebagai pelajar sangat prihatin dengan hal ini,bukan salah Presiden namun salah kita yang tak mengetahui maksud jahat malaisia melecehkan bangsa sebesar Indonesia

  • […] Berawal dari kasus pemukulan wasit karate Indonesia oleh oknum polisi Malasyia (kronologisnya bisa dibaca disini), yang terus berbuntut panjang, ternyata membuat para hacker indonesia tidak tinggal diam. Banyak […]

  • orang indonesia says:

    wuaaahhhh….

    malaysia itu yahudi nya indonesia sekarang…..

    orang begitu masih dimaafin……

    wuaahhhhh…

    dikasih ati minta jantung………….

  • Ibay says:

    can we just nuclear kuala lumpur?

  • ebi says:

    osh…
    sebagai karateka saya sangat marah mngetahui kelakuan polisi rela malaysia
    kl berani jgn maen keroyok, dan lagi siapa seh polosi rela
    org cuman preman banci malaysia saja

  • gebral says:

    wah ko gitu yah,,,,,,,orang indo kan juga banyak membantu malsyia tuch paraTKW ko bisa gitu yah .

  • gebral says:

    untung bangsa kita bangsa yang murah hati

  • hariyanto27 says:

    # dari AL JABIR untuk saudaruku Roseryzal #
    kepada ikhwan kami roseryzal somoga dapat memaklumi keterlabatan kami dalam menanggapi pertanyaannya..

    pertanyaan saudaraku ini langsung ditanggapi oleh Al Jabir ;

    AJAKAN ISLAM BAGI YANG IMAN
    oleh : Al Jabir

    Yaa aiyyuhal ladziina aamanudkhuluu fis silmi kaaffah, walaa tattabi’uu khuthuwaatisy
    Syaithaan; innahuu lakum ‘aduwwun mubiin (Albaqarah 2 : 208)
    Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

    Wahai saudaraku (Roseryzal), setelah sampai Kalam Tuhan ini kepadamu melalui si Aljabir dan kamu menerimanya, sehingga kamu menunudukkan diri dengan bersaksi dihadapannya maka muthlak kamu sudah menerima Islam yang dari sisi Allah. Yang selama ini kamu menyandang Islaam berdasarkan garis keturunan, lalu kamu berbuat layaknya seperti pekerjaan Islam. Dan karena kamu berbuat layaknya Islam, maka orangpun mengatakan kamu Islam. Sebaliknya kamu melihat kawanmu berbuat layaknya Islam maka kamupun mengatakan mereka Islam, ini Islam yang menurut manusia atau Islam disisi manusia. Kamupun punya kartu identitas (IC) yang bertuliskan bahwa kamu beragama Islam. Ini Islam berdasarkan isian (borang) blangko kosong yang mau tak mau kamu isi dengan huruf I s l a m.

    Islam dari garis keturunan, Islam dari sisi manusia, Islam isian Blangko kosong (borang), dan banyak lagi menyebabkan manusia ini mengatakan dirinya Islam, itu semua adalah Islam dimata dunia. Dan dunia ini hanyalah tipu daya semata. Tidak bisa dijadikan pegangan untuk menyatakan bahwa Islammu benar walau sudah kamu tuntut ilmunya dari kecil sampai university, bahkan sampai ke Kairo atau Arab Saudi.

    Yaa aiyyuhal ladziina aamanuu athii’ullaaha wa athii’ur rasuula wa ulil amri min kum.
    Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (nya), dan ulil amri di antara kamu.

    Wahai saudaraku, benarnya kamu taat kepada Allah yang tak seumpama dengan sesuatu, tak dapat diumpamakan dengan tulisan huruf A l l a h atau huruf Alif lam lam ha`, tak dapat diumpamakan dengan ucapan Allah. Tak pula dapat diumpamakan dengan khayalan akal walaupun sudah banyak ilmu tentang Allah yang kamu pelajari. Tak dapat diumpamakan dengan rasa dalam hati sehingga kamu rasakan kamu khusu’ dalam beribadah denganNya. Bukan itu Allah saudaraku, dan bukan pula diluar itu. Makanya tak bisa tidak kamu mesti taat kepada Rasul. Ketika datang Rasul yang membacakan ayat-ayat Allah, walaupun tak sesuai dengan keinginan kamu, tak sesuai ilmunya dengan ilmu yang kamu tuntut, tak sesuai amal ibadahnya dengan yang kamu perbuat, jangan kamu menyombongkan diri terhadapnya. Jangan kamu mendustakannya, apalagi membunuhnya. Ikutilah Rasul yang membacakan ayat-ayat Allah, maka benarlah kamu telah taat kepada Allah Jalla wa ‘azza.

    Benarnya kamu mengikuti Rasul yang membacakan ayat-ayat Allah, maka datangilah Pemimpin yang dari kamu, yang ia menyampaikan Salam dari Tuhanmu sehingga kamu menerima salamnya. Kamu Islam kepadanya, merendahkan diri kepadanya dengan mengucapkan dengan lisanmu dan I’tiqadmu, : “Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad utusan Allah)”. Inilah Islam yang disisi Allah. Disisi Allah adalah Rasul; itulah Pemimpin yang dari kamu. Dia ada ditengah-tengah kamu, dia layaknya manusia seperti kamu juga. Makan, minum, duduk, berbaring, berkahwin, beranak, bahkan berjalan dipasar-pasar seperti layaknya kamupun makan, minum, duduk, berbaring, berkahwin, beranak dan berjalan.

    Wahai saudaraku (Roseryzal), syukurilah bahwa kamu telah menundukkan diri (taslim, Islam, Muslim) kepada orang yang didatangkan kepada kamu sekarang ini sehingga kamu tidak hanya Islam disisi dunia ini melainkan sudah Islam disisi Allah (Islam Kaaaffah). Kamu sudah tidak lagi mengikuti langkah Syaithan, yang Syaithan itu musuh yang nyata. Syaithan itu mengikuti langkah Iblis. Iblis sujud kepada Tuhan Rabbul jalil, tetapi enggan dan menyombongkan diri kepada Adam As yang Pemimpin (khalifah) dimuka bumi saat itu. Sampai-sampai tidak sejengkal bumi ini yang tidak bekas sujud Iblis. Tidakkan dirumahnya, Iblis menjadi imam, dimushalla, dimesjid, di atas langit, di surga, bahkan para Malaikatpun, Iblislah imamnya. Begitulah para pengikut syaithan sekarang ini, sujud kepada Tuhannya tapi enggan dan menyombongkan diri kepada Pemimpin yang diturunkan Allah di hari akhir ini. Bahkan mereka memusuhimu ketika kamupun sekarang menyampaikan Salam dari Tuhan mereka yang Penyayang dikarenakan kamu pun diciptakan Tuhan dari segumpal darah.

    Syukurilah wahai saudaraku (Roseryzal) dengan cara sampaikan Salamku kepada sekalian manusia, sehingga apabila mereka juga seperti kamu yang menerima Salamku, maka tak terlebih mulia engkau dari padaku dan tak terlebih mulia aku dari padamu. Engkau dan aku satu dalam kalimah: “laa ilaaha illallaah, Muhammadur rasuulullaah”. Allah, Rasul, Pemimpin, bukan tiga melainkan satu jua adanya, alias esa. Ditambah sekarang kamu menerima seruan ini, bukan jadi empat namun satu jua adanya. Ketahuilah bahwa Mu`min itu satu. Namun Allah tetap Allah, Rasul tetap Rasul, Pemimpin tetap Pemimpin. Tiga (3) tapi satu (1), satu tetap tiga (3). Inilah pasukanku wahai saudaraku, 3 1 3. Mudah-mudahan kamu shabar serta Allah.

    Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), Maka Katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. dan Katakanlah kepada orang-orang yang Telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: “Apakah kamu (mau) masuk Islam”. jika mereka masuk islam, Sesungguhnya mereka Telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, Maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). dan Allah Maha melihat akan hamba-hamba-Nya.

    Wahai saudaraku (Roseryzal), setelah sampai Salam dari Tuhanku kepadamu dan kamu terima, maka kamupun menyampaikan Salam ini kepada segenap manusia yang kamu jumpai sama ada apakah kamu saat ini masih dalam keadaan ummi atau ahli kitab. Sehingga kamu dalam menyampaikan Salam dari Tuhan yang Penyayang tidak memandang apakah mereka orang ummi atau ahli kitab. Jika mereka mau menerima Salammu yang dari Tuhan, maka mereka satu dengan kamu; yakni Islam yang dapat petunjuk Allah, bukan petunjuk dari nenek moyang. Sebaliknya, mereka meremehkanmu, mengolok-olokmu karena memang kamu tidak sempurna menurut ilmu manusia sekelilingmu bahkan kamupun menyangka kamu tak sempurna, namun kewajibanmu hanyalah menyampaikan. Hamba Allah adalah yang menerima Salam, Kalam dari Tuhan (Alqur`an). Dan Allah melihat dengan hamba-hambanya.

    Dan Sesungguhnya Telah kami muliakan anak-anak Adam, kami angkut mereka di daratan dan di lautan, kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang Sempurna atas kebanyakan makhluk yang Telah kami ciptakan.

    Wahai saudaraku, jangan kamu menetapkan atas dirimu sebagai sebuah sangka-sangka. Berketetapanlah kamu dengan ketetapan Allah dan jangan sedikitpun kamu ragu. Adam dijadikan khalifah dimuka bumi oleh Tuhanmu bukan karena ilmu yang tinggi, amal yang baik dan banyak ibadah, namun karena ia serta merta ketika diperintah Tuhannya menyebut segala sebutan, maka ia menyebutnya. Tidak seperti Malaikat yang hanya bertasbih memuji Tuhan. Maka sebutlah Allah, maka yang tau namanya disebut ia akan kembali kepada penyebut. Diterima mereka sebutanmu berupa Salam dari Tuhan, Kalam Allah, Alqur`an, wahyu ilahi, menunjukkan mereka anak-anak Adam yang dimuliakan dan dilebihkan dengan kelebihan yang sempurna. Layaknya kamu yang telah menerima Salam, Kalam dari Tuhan yang Penyayang.

    Hai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kamu dan melepaskan kamu dari azab yang pedih.

    Dan orang yang tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah Maka dia tidak akan melepaskan diri dari azab Allah di muka bumi dan tidak ada baginya pelindung selain Allah. mereka itu dalam kesesatan yang nyata”.

    Wahai saudaraku, telah diampunkan Allah dosa-dosamu disebabkan kamu menerima dan beriman dengan orang yang menyeru kepada Allah sekarang ini, maka berbahagialah kamu. Aku sampaikan berita gembira ini kepadamu wahai saudaraku supaya jangan ada keraguan kepada kamu dengan kebenaran yang datang dari Tuhanmu. Dan tebarkanlah salamku ini seluas-luasnya.

    Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.

    Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami itu datang kepadamu, Maka Katakanlah: “Salaamun alaikum. Tuhanmu Telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, Kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    Dan Demikianlah kami terangkan ayat-ayat Al-Quran (supaya jelas jalan orang-orang yang saleh, dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa.

    Berkat Allah bagiku dan bagimu pada Alqur`an yang agung. Bermanfaat bagiku dan bagimu segala ayat dan peringatan yang bijak. Dan terimalah segala tilawahNya dari padaku dan dari padamu. Sesungguhnya Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Tau. Aku sebutkan perkataan ini, maka aku diampunkanNya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    ***

    marilah kita selalu merapatkan saff dan barisan dengan saling memberi kabar akan perjuangan dan bersilahturahmi semoga ada kelanjutan berita di kemudian hari *Himpass*

  • […] dari peristiwa Penyiksaan Wasit Indonesia di Malaysia rupanya melebar ke wilayah […]

  • […] Semalam Headline News Metro TV menyiarkan kepulangan Donald Luther Colopita dari Rumah Sakit Pertamina. Donald dirawat kurang lebih 3hari akibat penyiksaan oleh oknum polsi Malaysia di Nilai, Seremban. […]

  • […] artikel “Wasit Karate International Asal Indonesia Disiksa Empat Polisi Malaysia“, ternyata ada perkembangan terbaru hari […]

  • majelis fathul hidayah says:

    siip… betul2 parah

  • majelis fathul hidayah says:

    siip… betul2 parah

    http://www.fathulhidayah.co.cc

  • […] TKI/TKW kita yang terhinakan (ratusan bahkan ribuan kasus terjadi sepanjang tahun, bahkan kepada wakil resmi bangsa di kancah karate!). Mengenai sengketa pulau-pulau terluar. Mengenai asap kiriman kebakaran di […]

  • sagita says:

    kapan bngsa kita akan brgerak melawan kekejaman malaysia ???????apa hruz menunggu smpai negri kita hncur sprti ngra ARAB yg d hncur lebur kan olh amerika ,sdh bnyak korban brjatuhan tpi mngapa para pejabat negri ini diam saja???!!!!!!!!!

  • echoe says:

    Uda Broe sbnrnya emangk Pemerintah Kita Takut Sama Malaysia……
    Andai aqu punya Nuklir Aqu Bom Bardir Itu malingsia…….

  • otmay says:

    tu dalah bukti negara kita sudah di lecehkan dan di rendah kan …
    pa yang di perbuat ..salh satu nya adalah dengan menyatakan PERANG …
    saya yang bernama OTMAY HENDRA akan bersedia untuk ikut dalam berperang ..untuk menghancur negara yang sebiadab anjing yang tak tau malu……..dasar anjing ….
    kasian lah dengan saudara kita yang ada d sana…

  • Haji Muhammad Abdullah says:

    Polisi Malaysia adalah orang2 yang bodoh, karena mereka langsung memukul tidak bertanya, pelanggaran HAM terjadi di Malaysia, sehingga orang2 Indonesia menjadi korban

  • […] artikel “Wasit Karate International Asal Indonesia Disiksa Empat Polisi Malaysia“, ternyata ada perkembangan terbaru hari […]

  • […] dari peristiwa Penyiksaan Wasit Indonesia di Malaysia rupanya melebar ke wilayah maya. Sumber dari Detikinet.com yang saya baca dari blognya pak BR, […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Wasit Karate Internasional Asal Indonesia Disiksa Empat Polisi Malaysia at the sky is not the limit.

meta

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: