Asosiasi Perencana Pemerintah Indonesia

Thursday, August 31st, 2006 § 1 Comment


Dua hari kemaren, tgl 29-30 Agustus 2006, saya hadir di Musyawarah Nasional I Asosiasi Perencana Pemerintah Indonesia (AP2I). Sebuah organisasi profesi, dimana cikal bakal berdirinya dimotori oleh rekan-rekan pemangku Jabatan Fungsional Perencana (JFP). Umumnya mereka datang dari Bappenas (Pusdiklatren) dan Bappeda, sementara lainnya adalah pemangku JFP di beberapa instansi pemerintah. Sebut saja Depkominfo, BPPT, LIPI, Departemen-departemen dan sebagainya.

Pembukaan Munas oleh Menteri Paskah Suzetta yang dihadiri oleh lebih dari 300peserta. Saya datang sebagai undangan dan peninjau, tidak mempunyai hak pilih dan memilih, karena hanya mereka pemangku JFP saja yang mempunyai previlage itu. Namun demikian saya sebagai peninjau masih berhak untuk berdiskusi dan menyatakan pendapat di forum.

Acara talkshow pun diselenggarakan, berkat bantuan dari Ketua Ikatan Akuntasi Indonesia, Ketua Indonesian Regional Science Assoc, Ketua Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia dan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia, peserta mendapat hikmah ilmu dan pengalaman. Beberapa kendala di kemudian hari perlu segera diantisipasi.

Untuk saya pribadi, pembentukan organisasi perencana ini sangat menarik perhatian. Terlepas dari unsur profesi mereka sehari-hari di lingkungan pegawai negeri sipil, di asosiasi ini mereka mendapat keuntungan dan kemudahan, setidaknya kemudahan organisatoris dan efek-efek profesional lainnya.

Usaha legalitas organisasi mutlak diperlukan, mereka merekrut JFP dari Mahkamah Agung untuk mengupayakan hal ini cepat terjadi. Kedepan mereka akan membuat sertifikasi perencana, suatu langkah yang sangat brilian nampaknya.

Saya tampilkan foto pengurus inti, arah dari kanan ke kiri menunjukan Ketua, Waka dan beberapa Kabid.

Pe-er untuk rekan-rekan seprofesi dengan saya… ada kepikiran untuk membuat asosiasi sejenis?

§ One Response to Asosiasi Perencana Pemerintah Indonesia

  • UMAR says:

    memang jfp menang di konsep doang khan yang penting implementasi di daaerah. nasib pemangku jabatan perencana hanya dilirik sebelah mata. status nya sama dengan staf biasa disamping juga hasil kerjanya sebagai perencana dianggap sama saja dengan hasil kerja staf umum. hal ini khan amat memprihatinkan kita semua. please deh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Asosiasi Perencana Pemerintah Indonesia at the sky is not the limit.

meta

%d bloggers like this: