TV Motivation… ?

Monday, September 25th, 2006 § Leave a comment


Hari ini (24/09) Melissa terpilih menjadi the scholar dari Broad Foundation, dengan mendapat 250ribu Dollar Amerika untuk 4 tahun di perguruan tinggi pilihannya. Berhasil menyisihkan 2 kompetitor lainnya; Scot dan Amari dalam The Scholar di Metro TV sore ini. Saya hampir 70% memperhatikan siaran ini. Sangat memberikan motivasi tersendiri buat saya. Dan saya jadi lebih paham, bagaimana pola pikir dan wawasan keluarga Amerika tentang arti pendidikan.

Beberapa waktu lalu, VOA Indonesia di Metro TV pernah menayangkan arti pentingnya pendidikan di usia muda. Acara Oprah-pun membiayai satu keluarga besar hingga perguruan tinggi. Dan saat itu saya teringat rekan kampus saya, Ogi namanya. Beliau adalah salah satu gank saya di kampus. Pengemudi bajaj dan hidup dari bajaj. Apabila perlu uang tambahan, beliau nge-lembur di bengkel motor/mobil pinggir jalan. Orang yang jujur dan pekerja keras. Selesai Sarjana Komputer dalam waktu 4,5 tahun. Sekarang memiliki 2 perusahaan otomotif, isteri cantik, keluarga bahagia dan gelar Master Teknologi Informasi. -Alhamdulillah.

Professor saya pernah bertanya (2003),”kenapa TV di Indonesia sangat banyak ?”
Saya nggak pernah menjawab (bahkan hingga ke hari ini), karena memang saya nggak tau jawabannya. Keluarga Malaysia mempercayakan pendidikannya kepada kerajaan. Yang sukses akademik akan dibiayai hingga jenjang doktoral, Professor saya contoh salah satunya. Dan yang tidak sukses, banyak terlihat sebagai pengemudi taksi gelap, jual pisang di pinggir jalan (ilegal) atau menjadi bisnismen dadakan. Sekolah negeri memberikan subsidi mulai dari 90% dan bantuan finansial lainnya. Alhamdulillah saya mendapat subsidi 80% dan fasilitas lab (thank Prof). Sekolah swasta hanya untuk orang kaya (yang sebagian besar orang Indonesia).

Sabtu kemarin (23/09) harian Kompas membawakan tulisan tentang golongan menengah di Indonesia yang “sok” dengan gaya hidup metropolis plus paham konsumerisme-nya. Dijelaskan pula dalam artikel itu, golongan atas (baca: kaya) memang sudah terbiasa dengan gaya hidup demikian, jadi nggak kaget lagi. Sedangkan golongan bawah (maksudnya: kaum miskin) apalagi yang mau diusahakan, mikir “sok-sok-an” ajah nggak pernah.

Keponakan saya yang baru masuk 1SMP, meminta hape sebagai hadiah masuk sekolah negeri. Beberapa anak rekan saya, selalu mengincar fashion made-in “orang ternama” dan bangga memamerkannya.

Ibu saya selalu membandingkan jaman ketika beliau dulu gadis dengan anak-anak jaman sekarang.
“Jelas beda, anak jaman dulu nggak peduli apa yang dipake, yang penting bisa pergi ke sekolah, cukup itu”, jelas ibuku.

Tentu saja dibantah dengan Ibu-nya anak-anak itu.
“Jelas beda jaman bu”, kelit ibu-ibu itu.
“Jaman ibu kecil belum ada hape, belum ada butik mewah, dan yang pasti -keinginan anak nggak macem-macem “, tambahnya.

Isteri saya (seorang psikolog) menambahkan, beda jaman -beda pula kebutuhan -beda pula tuntuntan dan tantangannya. Masing-masing ada kelebihan dan kekurangan.
“Tapi kalo saya boleh memilih, saya akan hidup dijaman ibu”,tambah isteri saya.
Hehehe -saya hanya bisa nyengir kuda.

Saya jadi teringat ketika heboh-hebohnya Robert Kiyosaki memasarkan buku “Rich Dad Poor Dad”-nya. Di TV itu dijelaskan, ada seorang profesional diminta mengayuh sepeda imajiner. Setiap kayuhan artinya bekerja. Saat menjadi profesional pertama kali, satu mobil dan rumah sederhana cukup, tetapi ketika mendapat promosi, maka kebutuhannya semakin bertambah dan artinya kayuhannya semakin kuat. Demikian seterusnya hingga tiada henti. Mouse-trap istilah Pak Robert.

Kalo kata Guru Aa Gym, “TV itu rame kalo ditonton”.
“Kalo TV nya dimatikan, tentu acaranya jadi nggak rame”, tambahnya.

Tambah guru saya yang lain (tidak perlu disebut namanya),
“matikan TV, dan perbanyak membaca”.
“Ajari anak-anakmu membaca dan berpikir sejak kecil”, tambahnya dengan senyum yang lembut dan wajah yang tulus.

Terima kasih guru. Semangat !!!

powered by performancing firefox

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading TV Motivation… ? at the sky is not the limit.

meta

%d bloggers like this: