Catatan Aa Gym dari Cilegon: Menjadi Insan Kreatif dan Inovatif

Wednesday, October 11th, 2006 § Leave a comment


Kreatifitas merupakan kunci bagi manajemen dan karyawan. Kreatifitas dapat melekatkan hubungan suami dan isteri, dapat juga melekatkan hubungan orang tua dan anak, juga dapat melekatkan hubungan guru dan murid.

Banyaknya perusahaan dotcomers yang bermunculan di awal tahun 1998-an merupakan tanda sebuah bentuk kreatifitas. Kreatifitas dapat membantu mengatasi permasalahan hidup. Memberikan pekerjaan bagi profesional muda, mengurangi pengangguran dan yang pasti dapat membantu siapapun dalam menghadapi hidup ini. Runtuhnya dotcomers di awal 2000-an karena efek dari ketidakkreatifitasan owner dan staf dari perusahaan itu dalam mengatasi kehidupan ini.

Pimpinan Krakatau Steel menambahkan bahwa, “kreatifitas dapat meningkatkan produktifitas perusahaan. Ditambahkannya pula bahwa kreatifitas bisa datang melalui:
  • motivasi pimpinan terhadap unsur manajemen dan staf;
  • pengakuan pimpinan terhadap hasil karya stafnya;
  • dengan bekal ilmu pengetahuan yang diberikan oleh perusahaan, staf dapat berkreatiftas untuk dapat bekerja secara maksimal;
  • memberikan reward bagi solutif inovatif yang diberikan baik oleh staf maupun dari unsur manajemen;
  • perusahaan harus memberikan punishment terhadap setiap bentuk kelalaian.”

Mesranya suami-isteri, dan harmonisnya keluarga merupakan ajang kreatifitas suami-isteri. Suami harus selalu kreatif untuk memuaskan dan memenuhi hajat hidup isteri dan keluarga. Demikian juga halnya isteri harus juga kreatif berinovasi untuk menjaga harta dan kehormatan keluarga.

Aa Gym memberikan 5 butir ciri individu/institusi untuk mencapai kreatifitas tinggi,
yaitu:

1. Bertekad Bersungguh-sungguh Untuk Solutif Inovatif
Terdapat kisah permintaan seorang anak yang terlahir cacat fisik kepada ayahnya. Permintaannya adalah agar ia bisa mengikuti perlombaan triahtlon. Rasa sayang dan ketidaksanggupan Ayah untuk menolak permintaannya, membuat si-Ayah bertekad secara sungguh-sungguh. Si-Ayah selain mempersiapkan fisiknya juga mempersiapkan semua peralatan untuk mendukung kegiatan perlombaan. Si-Ayah membuat kereta-tarik mirip rick-saw China untuk perlombaan marathon, dan si-Ayah juga membuat pelampung ala penjaga pantai agar bisa menarik anaknya dalam lomba renang. Terakhir, inovasi si-Ayah yang memodifikasi sepeda untuk mengangkut anaknya dalam lomba kayuh sepeda. SubhanaAllah.

Pertanyaannya untuk saya:
Apakah saya sudah bertekad bersungguh-sungguh untuk solutif inovatif?  Untuk anak saya, untuk orang tua, untuk lingkungan saya, untuk kantor saya dan untuk negara ini.

2. Melihat Masalah Tidak Sebagai Beban Tetapi Sebagai Tantangan Yang Harus Dihadapi
Jangan pernah menyerah dengan keadaan.

Uang kiriman orang tua terlambat datang.
Asyiik, ini kesempatan saya untuk tetap berkarya agar kuliah saya tetap bisa jalan.

Billy Lim (penulis yang tinggal di Malaysia) mempopulerkan buku “Dare to fail”. Reynald Kasali menuliskannya dalam “The Change”. Robert Kiyosaki mempopulerkan idenya melalui “Rich Dad Poor Dad”. Banyak buku psikologi isteri saya, yang pernah saya baca, mengulas tentang hal ini. Aa Gym dengan Manajemen Qolbu Corporation-nya membuktikan bahwa masalah yang sedang dihadapi sebagai suatu tantangan. Melalui program Santri Siap Guna (SSG), Aa Gym memberikan materi pelajaran sekaligus praktek motivasi, secara freely lagi . Karena praktis iuran yang diinfaqkan calon SSG hanya untuk keperluan mereka sendiri.

Pertanyaan dari saya untuk saya: “Seberapa besar perubahan yang sudah saya buat untuk lingkungan rumah saya?”

3. Haus Input Yang Baik
Semakin banyak input yang baik maka bisa dipastikan, setelah tahap proses akan mengeluarkan output yang baik pula. Gold-In-Gold-Out. Demikian pula sebaliknya, apabila Garbage-In maka sudah dapat dipastikan akan menjadi Garbage-Out. Fenomena menarik yang dapat dijadikan contoh. Seperti kita ketahui bersama, negara Singapura selalu mengambil lulusan terbaik dari Perguruan Tinggi di Indonesia, bahkan meminang juara-juara Olimpiade Dunia untuk Science-Phisics maupun Social-science putera-puteri terbaik made in Indonesia. Kenapa singapura berbuat demikian? Anda pasti tahu jawabannya.

Demikian juga halnya bagi perusahaan atau institusi, banyak memerlukan masukan yang baik. Aa Gym menekannya bahwa pekerja yang jujur dan pandai, bahan mentah yang terbaik, dan semua modal input yang baik akan memberikan hasil yang terbaik pula.

Input yang baik akan menghasilkan manfaat yang maksimal, apabila diolah dengan proses yang sempurna. Sistem manajemen yang baik, mekanisme kerja yang efisien dan pola kerja yang semangat dan lingkungan yang berpositive-thinking. Proses yang efektif dan efisien akan menghasilkan output yang sempurna, sempurna dalam solutif, sempurna dalam inovatif. Dengan produk ini permasalahan apapun yang datang akan dapat diselesaikan dengan cepat dan seksama

Aa Gym menekankan, rumus dasar menghimpun Input Yang Baik adalah dengan IQRO. Seperti permintaan Allah melalui Malaikat Jibril yang meminta Rasul Muhammad SAW untuk membaca. Dibimbing dengan sabar dan telaten, dengan tindakan yang efektif dan efisien, Alhamdulillah Rasul Muhammad dapat membaca ayat suci Al-Qur’an.

Aa Gym menambahkan idiom TUKIRGAYA, yaitu wakTU pemiKIRan tenaGA dan biaYA adalah effort besar untuk menghimpun Input Berkualitas.

AyatQuran: Barang siapa yang ingin dunia, wajib dengan ilmu. Barang siapa yang ingin akherat, wajib dengan ilmu. Dan barang siapa yang ingin keduanya, wajib dengan ilmu

Menurut Walikota, Cilegon menyediakan 24% APBD untuk keperluan pendidikan.

Pertanyaan saya untuk saya sendiri: “Seberapa besar effort yang saya infaqkan sebagai aset utama untuk mengubah hidup saya?”. “Apakah saya sudah maksimal dalam mencari ilmu?”

4. Kunci Utama untuk Kreatif adalah Selalu Berani Melakukan Hal-hal Baru.
Contoh sederhana yang diberikan oleh Aa Gym adalah setiap hari menghapal satu jalan alternatif, baik menuju kantor maupun pulang ke rumah. Hal ini sangat bermanfaat ketika anda sedang dikejar waktu dan dihadapi dengan jalan yang macet. Maka pengetahuan anda yang diberikan oleh Allah tentang jalan alternatif akan menyelamatkan anda.

Saya teringat sahabat Indra, awalnya seorang guru bahasa Inggris di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dan karena ia belajar hingga jenjang Master, ia dapat diangkat sebagai staf di Bagian Perdagangan KBRI Kuala Lumpur. Indra berpesan agar saya setiap hari menambah vocabulary, untuk memperbaiki grammar. Da latihlah ke dalam bentuk kalimat. Syukron JazakaAllah Katsiron sahabat Indra.

Contoh yang sangat menarik lagi. Pada kelas motivasi yang diadakan oleh Manajemen Qolbu Corp, terdapat contoh kasus yang harus dikerjakan secara bersama, teamwork building judulnya. Detilnya begini, terdapat 3 tim, berdiri berkelompok, dalam 3 posisi berbeda, masing-masing dalam lingkarannya, membentuk segitiga sama sisi. Diantara tim itu tersedia tali tambang yang relatif cukup besar, membentuk segitiga juga. Terdapat tiga simpul-berpita ditali itu, dihadapan kelompok masing-masing. Problemnya sederhana, tarik simpul lawan sebanyak-banyaknya, jumlah simpul lawan yang masuk ke dalam lingkaran sama dengan jumlah nasi bungkus yang bisa diperoleh. Alkisah, untuk atasi problem itu diberi waktu 3 menit untuk diselesaikan. Apa yang terjadi? Masing-masing tim saling tarik sekuat tenaga untuk memasukan simpul lawan ke dalam lingkaran miliknya. Hasilnya sangat tidak memuaskan. Ketiga tim hanya memperoleh rata-rata 3 simpul artinya 3 nasi bungkus untuk setiap kelompok yang berjumlah 15 orang itu. Kenapa demikian?

Pertama, masing-masing tim terbelenggu dengan paradigma lama. Setiap kerja tim dan melihat tali tambang, muncul pemikiran untuk mengadakan tarik tambang. Padalah kata tarik tambang tidak pernah terucap dalam kelas motivasi ini. Kedua, Aa Gym memberikan solusi, kenapa tidak lakukan negosiasi antar tim, sehingga  masing-masing tim dapat bekerja sama untuk memasukan simpul lawan ke dalam lingkarannya masing-masing.  Mungkin dalam waktu 3 menit, masing-masing tim dapat memperoleh 15 sampai dengan 20 nasi bungkus. Jadi kuncinya, kreatif untuk keluar dari paradigma lama, SubhanaAllah.

Pertanyaan saya untuk saya sendiri : “Bagaimana dengan saya dalam bernegosiasi dengan keluarga, tetangga dan teman kantor?”

5. Berani Menanggung Resiko
Tidak ada kesuksesan tanpa menanggung resiko. Aa Gym mengambil contoh industri di Cilegon. Terbangunnya menara untuk industri memerlukan effort dan resiko yang tinggi. Tetapi lihat hasilnya, produk industri dapat dimanfaatkan untuk umat manusia.

“Kenapa anda takut menikah”
“ahh… banyak yang cerai”
Dapat dipastikan bahwa dia termotivasi untuk tidak akan menikah.

“Kenapa tidak memulai usaha”
“ahhh… lihat saja banyak perusahaan yang gugur dan bangkrut”
Dapat dipastikan bahwa dia termotivasi untuk tidak akan memulai usahanya.

Aa Gym menambahkan, “hidup ini harus mengendalikan rasa takut”,
“Semua hal ada resikonya. Tidur saja ada resikonya. Menikah sudah pasti ada resiko. Tidak menikah resikonya lebih besar bila dibandingkan dengan menikah. Hanya pemberani yang dapat menikmati hidup ini. Ingat janji Allah tentang rizki? Pasti semua makhluknya akan terpenuhi. Terlebih-lebih yang berusaha dengan sungguh-sungguh. Jadi, jangan takut”.

Pertanyaan saya untuk saya sendiri: “keberanian apa yang sudah saya jalani dalam hidup ini?”

6. Sabar Dalam Berproses

Bahagia itu bukan pekerjaan instan. Bayangkan kalau ibu-ibu hami hanya dalam waktu 3 jam saja. Kenapa hamil harus memerlukan waktu 9 bulan 10 hari? Selain proses medis, tentunya menuntut daya kesabaran yang tinggi. Proses yang melelahkan dan menyakitkan menjadi bumbu penyebab proses kesabaran. Bahagia itu akan datang melalui proses perjuangan, sehingga apabila pada saatnya tiba untuk melahirkan, sang ibu akan memiliki tingkat kebahagian yang paripurna. Tidak percaya ? Silahkan tanya kepada ibunda yang melahirkan anda.

Kreatif dalam bersyukur mengenal Allah.

Sekarang anda bayangkan, anda hayati dan sekaligus beri penilaian.

  • Ketika anda bangun dari tidur anda. Bersamaan dengan terbukanya kelopak mata anda, bersama itu pula terucap Alhamdulillah, hari ini masih diberi kesempatan hidup oleh Allah.
  • Ketika anda mendudukkan badan anda dan melemaskan otot-otot anda ke kiri dan ke kanan. Bersamaan dengan bunyinya kretek-kretek otot anda berderak, bersamaan pula dengan mengucap Alhamdulillah, otot-otot saya masih berfungsi dengan baik.
  • Ketika anda berdiri dari ranjang anda dan “ngulet”, ucap pula Alhamdulillah, saya masih diberi kekuatan untuk berdiri, SubhanaAllah.
  • Saat anda membuka jendela untuk menghirup udara subuh yang segar dan bersih, dan tidak lupa sambil mengucap Alhamdulillah, hidung saya masih sensitif. masih bisa menghirup udara segar. Paru-paru saya pun terisi udara segar dan bersih, Alhamdulillah.
  • Ketika itu lewatlah orang-orang yang ingin ke masjid untuk shalat subuh dan menyapa anda, “Assalamu’alaikum – Selamat pagi”. Alhamdulillah telinga ini masih dipercaya untuk mendengar.

Pesan Aa Gym diakhir acara, “Jangan sia-siakan Ramadhan ini. Kreatif-lah dalam hidup ini. Berikan yang terbaik dan tebarkan kebaikan dimanapun, kepada siapapun dan kapanpun juga. Karena dengan melakukan itu, hidup ini akan ditolong oleh Allah  ta’ala -amiin.

Mari, hidup yang hanya satu kali ini, kita berikan solusi yang terbaik untuk kehidupan kita, untuk keluarga kita, untuk kampung kita, untuk kantor kita dan untuk membangun negara kita yang tercinta ini. Silahkan menyebarkan info ini. Salam bahagia, semoga Allah ta’ala menjaga kita semua. Tetap Semangat.

Salam.-
rfirmans

powered by performancing firefox

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Catatan Aa Gym dari Cilegon: Menjadi Insan Kreatif dan Inovatif at the sky is not the limit.

meta

%d bloggers like this: