Kenapa Bahasa Melayu nggak bisa jadi bahasa internasional ?

Monday, October 16th, 2006 § 1 Comment


Saya jadi teringat joke kawan melayu-saya dulu.

Dulu dia pernah berujar, “Ever wondered why Bahasa Malaysia will never be an international language?”

Cuba you terjemah, In ENGLISH: The server gives a plug and play service to the clients using either hardware or software joystick. The joystick goes into the client’s port.

Now in BAHASA: Pelayan itu memberi pelanggannya layanan cucuk dan main dengan menggunakan batang gembira jenis keras atau lembut. Batang gembira itu dimasukkan ke dalam lubang pelanggan.

Saya sempat tertawa waktu itu, tapi kalo dipikir sekarang, malah saya harus ngelus dada. Kenapa? karena begitu “beraninya” BAHASA Melayu (BM) menterjemahkan Bahasa Inggris (BI) ke dalam Bahasanya. Bahasa Inggris diterjemahkan as-is, apa adanya. Banyak contoh, misalnya BUS dalam BI diterjemahkan menjadi BAS (BM). Untuk kue, cake menjadi kek, dan lain-lainnya.

Istilah bahasa rojak-pun sudah melekat di masyarakat. Rasanya nggak akademis kalo bahasa sehari-hari kita tidak menggunakan bahasa Inggris, walau hanya satu-dua kata saja. Alhasil muncullah bahasa rojak, yang mencampurkan antara BI dan BM bulat-bulat. Can you imagine that? All you can mix jadi sato… hehehe

Itu sebabnya Pak Mahathir Muhamad tidak pernah setuju untuk menggunakan Bahasa Melayu di buku pelajaran Science dan Math. Dan ini jadi perdebatan tersendiri loh.

Pak Anwar Ibrahim pernah berujar kalau kosakata dominan Bahasa Melayu datang dari Bahasa Indonesia.

Kata “Canggih”, “Nusantara”, “Wawasan” adalah diantara kado yang dibawa Pak Anwar dari Indonesia, untuk Malaysia.

Nah… kalo anda merasa superior, coba deh terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia:
“The server gives a plug and play service to the clients using either
hardware or software joystick. The joystick goes into the client’s port”.

powered by performancing firefox

§ One Response to Kenapa Bahasa Melayu nggak bisa jadi bahasa internasional ?

  • anto says:

    Melayu adalah salah satu bahasa yg ada di Indonesia (ditanah Sumatera ?). Jadi bahasa Indonesia-lah yang lebih berpotensi jadi bahasa Internasional.

    Masalah penerjemahan yg terkesan “aneh” untuk ilmu-ilmu komputer ha ha ha ha ha ha jangan cuman liat Malaysia doank ah……. lihatlah Perancis, Italia, Jerman, Arab atau Cina yg kalau kita meresa aneh ya aneh, tapi kalau kita merasa hal biasa ya biasa. Apa yg anda pikir itulah yg anda dapat.

    Emang di Cina Windows pake bahasa Inggris ?……. ada seh tapi jarang, mereka rata-rata pake bahasa Cina, juga di Arab, Jepang, Yunani, Italia, dsb samalah.

    sukses selalu
    -antz-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kenapa Bahasa Melayu nggak bisa jadi bahasa internasional ? at the sky is not the limit.

meta

%d bloggers like this: