Hari ini saya ngajar di Bogor…

Friday, November 10th, 2006 § 2 Comments


Entah kenapa … gerakan menolak kedatangan Bush –bagaikan wabah yang menjalar ke seantero pelosok. Hari ini saya membuktikan, betapa repotnya keadaan di Bogor dan sekitarnya. Bagi seseorang yang biasa hidup teratur, hal ini seperti kejatuhan rembulan. Sebuah angan-angan yang menjadi kenyataan. Semua keinginan untuk hidup normal tercapai. Hidup serba indah. Suasana nyaman, bersih dan tidak berisik. Nyaman sekali kota Bogor hari ini.

Tapi bagi sebagian dari kita, yang sudah mendarah-daging hidup “normal” di Bogor. Sudah terbiasa dengan kemacetan dan panasnya asap knalpot. Bisingnya mesin kendaraan menderu. Teriakan pedagang kaki lima. Pasar tumpah plus sampah yang menusuk hidung. Kondisi Bogor saat ini bagaikan keanehan. Mereka heran. Merasa lain dari biasanya. Mereka yang terbiasa dengan “hidup normal” menghadapi hidup normal saat ini, sangat heran, sangat tidak lazim.

Bagi sebagian rekan, Bogor saat ini bagai hidup dalam jaman batu. Bayangkan. Media sudah memberondongkan berita ke benak kita. Kabar tentang pemutusan signal handphone. Kabar tentang dilarangnya pedagang dan angkutan umum dalam perimeter istana. Kabar tentang liburnya anak-anak dari sekolahnya. “Ini kecelakaan”, kata mereka.

Bagi saya… ehm boleh donk saya berbeda. Bagi saya, Bogor saat ini adalah bentuk dari suatu anugerah yang patut disyukuri. Bosen donk… kalau setiap hari dicekoki oleh kebisingan kota. Sekali-sekali kota itu sepi, tentram, bersih dan nyaman. Bosen donk… kalau setiap hari dicekoki dengan pasar tumpah dan sampah yang menggunung. Sekali-kali kota perlu tenang, semua orang santai. Tidak ada yang berangkat kerja terburu-buru. Selamat tinggal tergesa-gesa dan berebutan di jalan.

Seandainya Bush datang setiap hari ke Bogor… saya akan menantikan selalu. Terlepas dari Bush itu siapa. Bagi saya, hidup di kota yang teratur adalah suatu rizki. Pedagang berbisnis di kavling-nya, tidak di jalan. Angkutan umum yang saling toleran, teratur mengantri dan buangan emisi yang sempurna. Anak sekolah bisa berjalan kaki di trotoar yang bersih, indah dan aman. Mereka pun sempurna menghirup udara Bogor yang kembali dingin. SubhanaAllah.

Sekiranya Bush bukan Bush yang sekarang. Sekiranya Bush adalah seorang yang ditunggu-tunggu oleh rakyat Indonesia, pastilah banyak kota yang beranjak dewasa sekaligus beradab.

powered by performancing firefox

§ 2 Responses to Hari ini saya ngajar di Bogor…

  • Aris says:

    Firman, biar Bush datang setiap hari ke Bogor, bagaimana kalau dia kita calonkan sebagai Presiden RI saja? Kebetulan tahun 2008 kan dia selesai masa jabatannya sebagai Presiden Amrik, nah tahun 2009 dia bisa didaftarkan sebagai salah satu calon Presiden RI, oke?

  • rfirmans says:

    Mas Aris, saya berdoa untuk perubahan pak Bush. Setelah itu beliau dilamar oleh salah satu partai disini. Saya kira bakal ramai yah. Kalau dengerin latahnya Mas Irawan Ojos, “mimpi kali yee”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Hari ini saya ngajar di Bogor… at the sky is not the limit.

meta

%d bloggers like this: