Akhirnya Malaysia Meminta Maaf

Thursday, August 30th, 2007 § 5 Comments

Menyambung artikel “Wasit Karate International Asal Indonesia Disiksa Empat Polisi Malaysia“, ternyata ada perkembangan terbaru hari ini.

Sumber: Wawancara Yusron Ihza Mahendra oleh Radio Elshinta

  1. Dubes Malaysia pagi tadi mendatangi Komisi I DPR untuk kembali menjelaskan bahwa ternyata, Menlu Syed Hamid Albar ketika bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sudah menyatakan minta maaf dengan istilah Penyesalan Yang Mendalam atau Deeply Regret.Tetapi karena media massa Indonesia tidak memberitakan pernyataan “maaf” itu, maka Dubes Malaysia datang ke DPR untuk menjelaskan kembali permintaan maafnya.
  2. Juga dinyatakan oleh Duta Besar Malaysia, bahwa istilah INDON sebagai bentuk pelecehan hak asasi manusia, terutama kepada Tenaga Kerja Indonesia, oleh Pemerintah Malaysia dan media massa Malaysia, AKAN SEGERA DIHAPUS.

Alhamdulillah, Allahhu Akbar, Allah Maha Adil dan Maha Mengetahui kelemahan insannya.

NewsUpdate
30/08/2007 Sore
–Dubes Malaysia sambil membawa surat permohonan maaf dari Kepala Polisi Negara Malaysia, menjenguk Donald di Rumah Sakit Pertamina.

30/08/2007 Jam 22.00 — Perdana Menteri Malaysia Abdullah menyampaikan permintaan maaf melalui pembicaraan telpon dengan Presiden Yudhoyono. Berita ini disampaikan oleh jubir istana, Dino PJ.

Advertisements

Orang Jakarta Pamer Paha

Thursday, August 30th, 2007 § 5 Comments

Anda mau kemana hari ini ? Sudah lihat laporan kemacetan jalan raya di TV atau di komputer rumah anda ? Atau sudah denger liputan siaran radio ? Atau lebih baik menggunakan LRT (Light Rail Train) atau Monorel saja ? Ehm opsi terakhir, bagaimana kalo anda gunakan “boat-way” ? Sudah diputuskan belum ? Bagaimana ?

Sayang yah, opsi-opsi di atas itu masih dalam impian, alias masih jauh panggang dari api. Kapan yah pemerintah memberikan kemudahan transportasi kepada rakyatnya.

Lebih sedih lagi, kalo ada pejabat negara yang ngomong seperti ini

“Fungsi jalan tol hakikatnya adalah untuk lalu lintas jarak jauh. Apabila masyarakat keberatan dengan mahalnya tarif tol untuk lalu lintas jarak dekat, mereka tidak usah menggunakan fasilitas jalan tol,” kata Hermanto Dardak, Direktur Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum, yang saya kutip dari Harian Kompas, Kamis 30/08 Hal 15 Kolom7 Paragraf terakhir.

Terus terang geli saya mendengar statement ini. Saya pun kuatir, alumnus asal lulusan pak dirjen-pun pasti sangat malu. Memangnya dia sekolah dimana sih, kok sampe bisa komentar seperti itu?

Belajar main Traffic Jam Game kali ?&^%$#&**(^%$

*Pamer Paha dibaca Padat Merayap Tanpa Harapan

Undangan Semua Karateka Untuk Kumpul Di Depan Kedutaan Malaysia Kuningan

Tuesday, August 28th, 2007 § 2 Comments

Malam ini, kembali saya diingatkan seorang kawan untuk menginformasikan bahwa
Besok, hari Rabu 29 Agustus 2007
untuk ngumpul di depan Kedutaan Malaysia,
Jalan Rasuna Said Kuningan, Jakarta.

Diharapkan kedatangan semua Karateka Indonesia.
Mari berjuang memperoleh hak kita.

Wasit Karate Internasional Asal Indonesia Disiksa Empat Polisi Malaysia

Tuesday, August 28th, 2007 § 38 Comments

Tadi pagi (Selasa, 28/8) Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault diwawancarai oleh RRIPro2 FM tentang kasus pemukulan seorang wasit karate Indonesia oleh 4 polisi (PDRM) Malaysia. Seperti dimuat di situs RRI, Adhyaksa menyampaikan,

“Saya sudah minta kepada perwakilan Duta Besar Malaysia di sini untuk mendatangkan Kepala Polisi Malaysia agar minta maaf kepada Presiden,”.

Menurut Adhyaksa, Kepala Polisi Malaysia Jend Musa Hassan akan ikut serta saat Menteri Luar Negeri Malaysia Syed Hamid Albar menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini (Selasa 28/8).

Sebagai penanggung jawab olahraga tertinggi di tanah air, Adhyaksa juga telah mengirim surat protes kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Azalina Ohtman Said atas insiden yang menimpa Donald Peter Luther Kolopita dan meminta Kementrian Pemuda dan Olahraga Malaysia melakukan tekanan terhadap Kepolisian Negara tersebut agar mengusut tuntas kasus tersebut.

“Jangan sampai perbuatan para oknum tersebut terhadap wasit Indonesia itu mengakibatkan retaknya hubungan kedua belah pihak,” katanya.

Menegpora mengatakan akan terus memantau penanganan kasus tersebut dan apabila keempat oknum polisi tersebut dibebaskan, ia akan menempuh jalur hukum internasional.

Bagi anda yang tertinggal informasi ini, saya sertakan kronologisnya. « Read the rest of this entry »

The Opening

Monday, August 27th, 2007 Comments Off on The Opening

the opening
at niafirman.com

Akhirnya Berita Rahasia Itupun Berhasil Disadap

Thursday, August 23rd, 2007 § 6 Comments

Pagi tadi, kawan saya ngirim email, yang isinya kurang lebih –bahwa dia berhasil melakukan teknik man-in-the-middle-attack terhadap lalu lintas komunikasi sebuah berita rahasia. Tetapi sayangnya, karena berita itu disandi (encrypted), lantas dia meminta saya untuk membongkarnya. –Lah emangnya saya ini siapa? Terima bongkar, nggak terima pasang… gitu kaleee. Sekiranya ada rekan yang bisa mbantu, silahkan.

Isinya kurang lebih begini :

GBCFR PERG
————————
Wnxne gn-Anzn ororen cnnxg vivfg rxaby btvva sbezn fvzha phyqn ynzoh efnpn
ybacvz cvana yrzon tncrat njnfva grear gvaqb arfvn. Fvncn fnwn zrerxn?
Crzrev agnu, grcng alnQve rxgbe ngWraq renyCbf qnaGryrx bzhavx nfv, zr ynaw hgxna cebfrf crapnevna cvzcvana haghx yrzontn VQ-FVEGVV (Vaqbarfvn Frphevgl Vapvqrag Erfcbafr Grnz ba Vagrearg Vasenfgehpgher). Yrzontn grefrohg anagvaln nxna oreshatfv ontnv cratnjnf vagrearg qv Vaqbarfvn. « Read the rest of this entry »

Ekspor Asap vs Kepedulian Negara Tetangga

Wednesday, August 22nd, 2007 § Leave a comment

//File ini adalah posting lama yang saya temukan kembali
//Terima kasih ScribeFire
//——————————————————–

Singapura dan Malaysia melayangkan protes keras kepada pemerintah Indonesia. Bahkan KBRI di Kuala Lumpur pun tidak luput dari demo. Kemarahan kedua negara tadi memang beralasan. Bayangkan saja, kota Singapura plus Pulau Sentosa-nya yang hijau, indah dan nyaman itu mendadak diserang oleh kabut asap pembawa penyakit. Sebut saja, penyakit inspeksi saluran pernapasan, penyakit yang paling dominan diderita oleh rakyat Singapura. Bahkan beberapa rumah sakit secara mendadak kebanjiran pasien, dari pasien akibat inspeksi pernapasan sampai dengan pasien akibat kecelakaan lalu-lintas karena pendeknya jarak pandang pengendara kendaraan bermotor.

Malaysia dengan beberapa negerinya yang berdekatan dengan Indonesia, sebut saja Kuala Lumpur, Kota Kinabalu dan Kuching pun terasuki asap kelam pembawa sesak nafas. Beberapa sentra bisnis pun terganggu. Jadi wajar kalau kelompok pemuda dari partai pembangkang (bukan UMNO) mendemo KBRI di Kuala Lumpur dan memaksa masuk ke wilayah kantor, demi untuk meminta Indonesia segera menanda-tangani ratifikasi lingkungan hidup.

Penjelasan tentang perihal Indonesia tidak mau menandatangani ratifikasi, tentu saja menjadi perhatian Komisi VII DPR. Adalah Sony Kheraf (PDIP) yang menolak dengan tegas untuk meluluskannya.
“Kenapa harus bargaining dengan hal seperti ini?”, kilahnya.   « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently viewing the archives for August, 2007 at the sky is not the limit.