Malaysia… Is it REALLY Trully Asia ?

Wednesday, August 22nd, 2007 § Leave a comment


//File ini adalah posting lama yang saya temukan kembali
//Terima kasih ScribeFire
//———————————————————

Kalau Pecas Ndahe mengaku agak telat mengtahui kabar penting ini, saya menyatakan “lebih baik telat daripada nggak muat berita ini hahaha…”

Setelah melihat acara e-Life Style Metro TV yang memuat berita, “Blogger Menggoyang Malaysia”, langsung secara reflek saya ambil laptop dan surrrr… meluncur ke dunia maya.

Alkisah seorang Nila Tanzil mendadak tenar. Sebelumnya sih, pengisi acara “Melancong Yuk” di SCTV memang sudah tenar. Tapi yang terakhir ini blognya mendadak meroket. Nggak tanggung-tanggung, dia melibatkan dua Menteri Malaysia dan berbuntut dipecatnya dari SCTV. Kasian dia…

Nila jangan pernah menyerah… SEMANGAT & TERUS MAJU

Bagi temen-temen yang kehilangan jejak, saya ceritakan kronologisnya, begini :

  1. Malaysia Tourism Board yang mengundang sejumlah media untuk meliput betapa indahnya Malaysia dalam program Visit Malaysia 2007. Kali ini diawali dengan acara Floral Festival 2007. Media Indonesia, salah satunya SCTV mengutus Nila Tanzil dan crew untuk terbang meliput disana.   
  2. Terus cerita pun mengalir… Sesampainya disana, seperti lazimnya urusan media, Nila meminta Senior Tourism Officer dari Malaysia Tourism Board untuk membuatkan “letter stating” mengenai keberadaannya. Ini untuk mempermudah, kalo-kalo terjadi sesuatu. Sedia payung sebelum hujan.
    Sebenarnya hal ini biasa terjadi… kalo administrasi di Pegawai Negeri Sipil, setiap delegasi yang datang ke panitia akan menyodorkan Surat Perjalanan Dinas, yang akan distempel oleh panitia.
    Nah… menurut Senior Tourism Office itu memerlukan 2 hari kerja untuk membuatnya… wuallahhh refodnya
  3. Kemudian kunjunganpun berlanjut… terdapat program visit shopping malls dan IKEA. Tapi apa yang diterima oleh mereka? Mereka sebagai media, tidak diperkenankan untuk meliput dan mengambil gambar.

    Saya kesini bukan turis
    Tapi saya kesini sebagai jurnalis yang diundang…

  4. Kekecewaan pun datang berturut-turut… Nila dan timnya dilarang juga meliput di KL Tower. Juga tidak diperkenankan meliput obyek wisata di luar kota Kuala Lumpur, terkecuali kota Putrajaya dan Genting Highland. Tidak diperkenankan melakukan liputan tanpa ijin.
    FYI kota Kuala Lumpur itu lebih kecil daripada Jakarta Pusat. Isinya hanya hotel, musium, mall dan kampus. Sedangkan Kuala Lumpur adalah subset dari Selangor Darul Ehsan, dimana banyak obyek wisata yang dapat dilihat.
    Kalo saya jadi Nila, saya akan tanya, “kenapa nggak boleh?” Kuala Lumpur kecil banget.
  5. Nah, kekecewaan yang terakumulasi itu akhirnya ditumpahkan dalam Blog pribadinya. Yang kemudian diposting juga di Blog Maverick tempat ia bekerja sebagai konsultan humas.
    FYI Blog Maverick adalah blog berbahasa Inggris yang sudah dikenal di kalangan blogger. Secara realtime tulisan kekecewaan itu terbang ke seantero pelosok jagad maya.
    Dan… salah satu ujungnya adalah ke komputernya Menteri Pariwisata Malaysia.
  6. Dimuat di harian berbahasa Cina, Early Evening edition pp5, reported by SinChew pada 9 Maret 2007.

    Bloggers are liars.
    They use all sort ways to cheat others.
    From what I know, out of 10,000 unemployed bloggers, 8,000 are women.Bloggers like to spread rumours, they donkt like national unity.
    Today our country has achievements because we are tolerant and compromising.
    Otherwise we will have civil war.

    Tengku Adnan meminta kepada pembaca untuk tidak percaya kepada blogger.
    OOT. Kebanyakan… saya menyebutnya kebanyakan loh, kebanyakan menteri atau orang dekat dengan penguasa selalu berbuat demikian. Mereka selalu membuat opini sedemikian. Memang hal ini sangat baik untuk membentuk citra Malaysia. Namun perlu juga dicermati, beberapa statement yang keluar kadang bertolakbelakang dengan kenyataan. Ini juga pernah disuarakan oleh Mantan Perdana Menteri Anwar Ibrahim yang mengingatkan agar lebih berhati-hati dalam mengeluarkan statement.

  7. Celakanya… statemen pak menteri ini, yang secara kebetulan bertepatan dengan Hari Wanita Sedunia, menimbulkan reaksi yang amat sangat dari blogger kedua negara, Indonesia dan Malaysia. Lihat blog Elizabeth, Ranting, atau Michael Yip. Yang lainnya, simak saja di blog Nila sendiri.
  8. Akhirnya… Acara SCTV Melancong Yuk edisi Malaysia yang mengudara Sabtu-Minggu, Tanggal 3-4 Pebruari 2007 adalah hasil kerja yang extra-sangat keras karena sebagian besar bahannya hasil liputan tersembunyi (candid shots). Walaupun perlu disesali, hasil kerja keras ini diganjar dengan pemecatannya oleh SCTV.

Referensi

Nila Tanzil : Behind The Screen of “Melancong Yuk” Malaysia episode
Nila Tanzil : Thank You for all bloggers
Maverickid : Malaysia Tourism Board, Disappointing
Elizabeth : Tengku Adnan whack women bloggers
Pecas Ndahe : Adnan Pecas Ndahe
The UN : Women Day

Comment of the day

Anonymous said…

Hi

I’m a Western journalist assigned to cover Malaysia.

I have to tell you that while other countries spend millions to get good coverage – Malaysia simply assigns the most unbelievable surly idiots to piss off foreign journalists as much as possible so they get the worst coverage possible.

Once you’ve covered the place for a while you just dread picking up the phone to some idiot who’s been made ministerial press officer only because he’s the minister’s auntie’s nephew – and once read a newspaper (but only once!)

There are plenty of good things about Malaysia but frankly it’s the bad things that get covered because when you ask for help with the good things you get treated with contempt.

The reason? Malaysian journalists’ balls (with a few exceptions) are owned by the government and kept locked in a cupboard somewhere in Putrajaya so Malaysian officials don’t get journalists from countries where they think for themselves and write / broadcast what they think.

And despite the foreign press corps telling the Malaysian government over and over again that it needs to get its shit together and have a professional press operation it never does.

Well to hell with them – Malaysia’s government is its own worst enemy and frankly it works hard to earn every bad report it generates.

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Malaysia… Is it REALLY Trully Asia ? at the sky is not the limit.

meta

%d bloggers like this: