Disconnet To Connect

Friday, April 8th, 2011 § Leave a comment


rfirmansTerima kasih kepada Mas Jatmiko yang sudah mengingatkan gue. Bahwa ternyata gue nggak hidup sendiri di dunia ini. Gak bisa hidup dengan alasan “autis” sebagai bagian dari upaya pembenaran layaknya hidup modern.

Ada beberapa iklan trailer yang layak suguh. Tetapi gue memilih cukup film ini aja. Yang memberi pesan, bahwa hadirlah secara penuh, utuh, pro-aktif … atau apapun namanya itu. Hadirlah dengan segenap energi, untuk menghayati setiap momen dalam penggalan-penggalan episode kehidupan ini.

Menyesal gak ada artinya. Menyesal selalu belakangan. Dan menyesal, pasti gak enak untuk diingat dan dikenang. Ahhh indahnya hidup –walau badan capek banget, walau hati sangat gundah, walau kepala terasa terhimpit oleh beban dunia … semuanya sirnah musnah cerah –ketika saat-saat indah melihat sosok lincah para malaikat-ku, menari dalam sanubari. Hiduplah dengan Ayah ananda-ku. Hiduplah dengan Ayah.

Maafkan Ayah.

Tagged:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Disconnet To Connect at the sky is not the limit.

meta

%d bloggers like this: