MQS-23 Malam Muhasabah Menuju Qolbun Salim

Thursday, August 9th, 2007 § Leave a comment

Tema:
Orang Yang Tidak Disapa Ramadhan

Tempat:
Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia

Nara sumber:
Drs Tengku Zulkarnain, M.BA
Habib Ahmad Abdullah Al Kaff, MA, PhD

Tanggal:
Sabtu 25 Agustus 2007 – 12 Sya’ban 1428H

Informasi:
MQS Hotline. 021.7014-5049
DT Jakarta. 021.723-5255
Teh Yannie. 0813.176-83906
Teh Septi. 0815.949-0701
Kang Anto. 0816.1403-641

[ Informasi Mengenai Masjid Baitul Ihsan ] [ Situs MQS (Unofficial) ]

Aset vs Liabilitas

Tuesday, April 3rd, 2007 § Leave a comment

CONDITION and PRE-CONDITION

carRute perjalanan pulang dan pergi antara dari rumah dan kantor memaksa saya untuk banyak memperhatikan lingkungan. Sering hati ini merasa heran, apabila di jalan sering menjumpai beberapa pengendara sepeda motor –tidak menggunakan helmet. Rasa miris itu lebih menjadi-jadi, apabila mereka membawa anak-anak tanpa pelindung yang memadai. Walaupun helmet untuk anak-anak belum terstandarisasi, tetapi menggunakannya sedikit banyak mengurangi faktor resiko. Demikian juga dengan jaket dan kaca mata. Bisa anda bayangkan, apabila pengendara membawa anak-anak tanpa pelindung memadai –masuk dalam kancah jalan raya. Sangat mengerikan.

Bagi mereka yang berkendara roda-empat, standar keamanan UNICEF menyebutkan bahwa anak usia balita harus didudukan di kursi bagian belakang, dalam keranjang khusus, plus dalam keadaan terikat sabuk pengamanan yang baik. Tetapi apa lacur… Anda bisa perhatikan, masih banyak pengendara yang mengijinkan anaknya duduk di belakang kemudi. Tanpa tali pengaman. Tanpa kursi yang nyaman dan aman. Bayangkan apabila terjadi tumbukan dari arah depan dan samping kanan. Wuahhh…

« Read the rest of this entry »

ERP di Blok M – Kota

Tuesday, March 13th, 2007 § 2 Comments

erpGaung sudah tersebar bahwa “Sutiyoso akhirnya mendengar nasehat konsultan dari kalangan akademisi”. Ide pemberlakuan ERP (electronic road pricing) akhirnya disetujui Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Ide ini berawal sebagai sebuah cara yang elegan untuk atasi kemacetan dan polusi yang terbukti berfrekuensi sangat tinggi nilai kontaminasinya di area sepanjang Blok M hingga Kota (sebenarnya daerah Kuningan juga termasuk tinggi).

ERP yang diperkenalkan oleh Hongkong (1983) memang solutif untuk atasi kemacetan dan polusi, khususnya di lahan negara (atau daerah) yang terbilang sangat sempit. Kontaminasi yang dimaksud meliputi polusi udara, kebisingan dan kelembaban. Ide penggunaan ERP di area emas itu sebenarnya sudah 3 tahun lalu. Bertepatan dengan ide pembangunan Bus-Way. Entah kenapa Pemda Jakarta justru memenangkan ide Bus-Way ketimbang ERP sebagai langkah ke depan Pemda. Dilihat dari alasan penelitian akademik hasil kajian Universitas Indonesia, sangat bertolak belakang. Anda bisa bayangkan, untuk atasi kemacepat di jalan Jakarta, diambil contoh negara dari struktur dan pola sosio-ekonominya jauh berbeda dari Jakarta. Ya, Columbia itu maksudnya. Kenapa tidak ambil contoh Singapura yang 100% memiliki kesamaan dengan Indonesia.

« Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Indonesia-Jakarta category at the sky is not the limit.