Israel ‘Risking Peace Talks’ With West Bank Building

Sunday, March 7th, 2010 § Leave a comment

Israel has authorised the building of 112 new apartments in a Jewish settlement in the West Bank.

This comes as US Vice-President Joe Biden flies to the region, becoming the highest ranking US official to visit since Barack Obama took office.

On Sunday, Palestinian Authority leaders in the West Bank agreed to indirect talks with Israel.

Israel had promised a 10-month pause in settlement building in the West Bank, not including East Jerusalem.

More info: BBC News

Indonesia Deface Community Minta Agar Malaysia Minta Maaf (sudah kok!)

Thursday, September 6th, 2007 § Leave a comment

Buntut dari peristiwa Penyiksaan Wasit Indonesia di Malaysia rupanya melebar ke wilayah maya.

Sumber dari Detikinet.com yang saya baca dari blognya pak BR, ehhh saya sudah kasih komen loh pak.

Kasian juga untuk temen-temen di PPI UUM yang forumnya  terkena getahnya.

Turis Indonesia Diancam Oknum Polisi Malaysia (lagi?)

Wednesday, September 5th, 2007 § 10 Comments

Masih inget kasus pemukulan wasit Indonesia yang memiliki sertifikat wasit internasional, yang disiksa oleh oknum polisi malaysia ? Ini ada kasus sejenis, kali ini menimpa keluarga Indonesia yang sedang berlibur ke malaysia.

Kalau tidak ditahan oleh rekan polisinya, mungkin juga sudah memar wajahnya Budiman. Kasihan keluarganya yang shock dan trauma.

Sumber : Milis Beasiswa

Nama saya Budiman Bachtiar Harsa, 37 tahun,WNI asal Banten, karyawan di BUMN berkantor di Jakarta.

Kasus pemukulan wasit Donald Peter di Malaysia, BUKAN kejadian pertama. Berhubung sdr Donald adalah seorang Tamu Negara hingga kasusnya ter-expose besar-besaran.
Padahal kasus serupa sering menimpa WNI di Malaysia. BUKAN HANYA TKI Atau Pendatang Haram, tapi juga WISATAWAN.

Tahun 2006, bulan Juni, saya dan keluarga (istri, 2 anak, adik ipar), pertama kalinya kami “melancong” ke Kuala Lumpur Malaysia. (Kami sudah pernah berwisata ke negara2 lain, sudah biasa dengan berbagai aturan imigrasi).
Hari pertama dan kedua tour bersama Travel agent ke Genting Highland, berjalan lancar, kaluarga bahagia anak-anak gembira.

Hari ketiga city tour di KL, juga berjalan normal. Malam harinya, kami mengunjungi KLCC yang ternyata sangat dekat dari Hotel Nikko, tempat kami menginap. Usai makan malam, berbelanja sedikit, adik ipar dan anak-anak saya pulang ke hotel karena kelelahan,
menumpang shuttle service yang disediakan Nikko Hotel. Saya dan istri berniat berjalan-jalan, menikmati udara malam seperti yg biasa kami lakukan di Orchrad
Singapore, toh kabarnya Kuala Lumpur cukup aman. Mengambil jalan memutar, pukul 22.30, di dekat HSC medical, lapangan dengan view cukup bagus ke arah Twin Tower (KLCC).

Saat berjalan santai, tiba-tiba sebuah mobil Proton berhenti, 2 pria turun mendekati saya dan istri. Mereka tiba-tiba meminta identitas saya dan istri, saya balas bertanya apa mau mereka. Mereka bilang “Polis”, memperlihatkan kartu sekilas, lalu saya jelaskan saya Turis, menginap di Nikko hotel. « Read the rest of this entry »

Donald Luther Sudah Keluar Rumah Sakit ?

Tuesday, September 4th, 2007 § 2 Comments

Semalam Headline News Metro TV menyiarkan kepulangan Donald Luther Colopita dari Rumah Sakit Pertamina. Donald dirawat kurang lebih 3hari akibat penyiksaan oleh oknum polsi Malaysia di Nilai, Seremban.

Sayangnya karena saya sedang dinas luar kota dalam beberapa hari ini, sempat pula tertinggal berita.

Pagi ini saya browse beberapa media, kok nggak ada yah beritanya ? Ada yang bisa kasih info ? –Terima kasih

Akhirnya Malaysia Meminta Maaf

Thursday, August 30th, 2007 § 5 Comments

Menyambung artikel “Wasit Karate International Asal Indonesia Disiksa Empat Polisi Malaysia“, ternyata ada perkembangan terbaru hari ini.

Sumber: Wawancara Yusron Ihza Mahendra oleh Radio Elshinta

  1. Dubes Malaysia pagi tadi mendatangi Komisi I DPR untuk kembali menjelaskan bahwa ternyata, Menlu Syed Hamid Albar ketika bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sudah menyatakan minta maaf dengan istilah Penyesalan Yang Mendalam atau Deeply Regret.Tetapi karena media massa Indonesia tidak memberitakan pernyataan “maaf” itu, maka Dubes Malaysia datang ke DPR untuk menjelaskan kembali permintaan maafnya.
  2. Juga dinyatakan oleh Duta Besar Malaysia, bahwa istilah INDON sebagai bentuk pelecehan hak asasi manusia, terutama kepada Tenaga Kerja Indonesia, oleh Pemerintah Malaysia dan media massa Malaysia, AKAN SEGERA DIHAPUS.

Alhamdulillah, Allahhu Akbar, Allah Maha Adil dan Maha Mengetahui kelemahan insannya.

NewsUpdate
30/08/2007 Sore
–Dubes Malaysia sambil membawa surat permohonan maaf dari Kepala Polisi Negara Malaysia, menjenguk Donald di Rumah Sakit Pertamina.

30/08/2007 Jam 22.00 — Perdana Menteri Malaysia Abdullah menyampaikan permintaan maaf melalui pembicaraan telpon dengan Presiden Yudhoyono. Berita ini disampaikan oleh jubir istana, Dino PJ.

Where Am I?

You are currently browsing the World category at the sky is not the limit.